Wednesday, 23 October 2024
Indikator Ekonomi
Global Market
Bursa saham Amerika tercatat ditutup bervariasi. Indeks saham Dow Jones ditutup melemah 0.02% di level 42,924.89, indeks S&P500 turun 0.05% di level 5,851.2 dan Nasdaq di tutup menguat 0.18% di level 18,573.
Pelaku pasar memperkirakan peluang untuk pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada pertemuan Fed di bulan November yang dimana sebelumnya diperkirakan suku bunga The Fed akan turun 50 basis poin. Hal ini disebabkan oleh risiko penurunan di pasar tenaga kerja yang menurun. Transaksi bursa saham Amerika pun sedikit lesu dikarenakan pasar masih menunggu hasil Pemilihan Presiden (PilPres) di bulan depan 5 November 2024.
Bank Sentral China (People's Bank of China/PBoC) kembali memangkas suku bunga acuan pinjaman seperti yang diantisipasi pada penetapan bulanan. Suku bunga pinjaman pokok (Loan Prime Rate/LPR) satu tahun diturunkan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,10%, dari sebelumnya di level 3,35%. Stimulus tersebut demi menarik perhatian investor asing sehingga mendorong pasar saham China menjadi lebih menarik.
Indonesia
Bursa saham Indonesia indeks IHSG berhasil ditutup menguat 0.21% di posisi 7.788,98. Penguatan IHSG kembali terjadi setelah Menteri dan Wakil Menteri di Kabinet Merah Putih era Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran resmi dilantik. Diketahui, ada 48 Menteri dan 55 Wakil Menteri di Kabinet Merah Putih.
Tercatat nilai transaksi berada di angka Rp 13.31 triliun. Transaksi berasal dari 282 saham menguat, 299 saham terkoreksi, dan 216 saham stagnan.
Mata uang rupiah masih menjadi yang terlemah kedua di Asia dengan penurunan nilai 0,46% ke level Rp 15.566,-/US$.
Sumber data : Bloomberg.
Disclaimer : Dokumen ini tidak diperuntukan sebagai suatu penawaran, atau permohonan dari suatu penawaran, permintaan untuk membeli atau menjual efek dan segala hal yang berhubungan dengan efek. Seluruh informasi dan opini yang terdapat dalam dokumen ini dengan cara baik telah dihimpun dari atau berasal dari sumber -sumber yang dapat dipercaya dan diandalkan. Tidak ada pengatasnamaan atau jaminan, baik secara langsung maupun tidak langsung dari BNI termasuk pihak-pihak lain dari Grup BNI dari mana dokumen ini dapat diperoleh, terhadap keakuratan atau kelengkapan dari informasi yang terdapat dalam dokum en ini. Seluruh pendapat dan perkiraan dalam laporan ini merupakan pertimbangan kami pada tanggal tertera dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
Divisi Wealth Management.
Manara BNI Lantai 21.
Jl. Perjompongan Raya No.7 Jakarta 10210.
www.bni.co.id/emerald.