DXY bergerak menguat, saham AS mayoritas melemah, dan harga UST bergerak beragam dengan kekhawatiran bahwa perang berkepanjangan di Iran akan membuat harga minyak tetap tinggi. AS dan Israel membom fasilitas nuklir dan baja Iran, sementara Iran membalas di seberang Teluk Persia. Para ekonom menaikkan perkiraan inflasi AS hingga akhir tahun, sementara memangkas proyeksi pengeluaran konsumen,pertumbuhan, dan lapangan kerja karena perang di Iran mendorong kenaikan biaya bahan bakar.