Emerald Daily Update 14 April 2026 - Produk | BNI Emerald
Chat With Us
Chat With Us
 
 
 
 
 
 
 

Produk

Pastikan Anda mengetahui Profil Risiko Anda sebelum memulai berinvestasi.

INVESTASI DAN ASURANSI


INFO INVESTASI

 

Emerald Daily Update 14 April 2026

Monday, 14 April 2026

"Successful investing is about managing risk not avoiding it," – Benjamin Graham.

Indikator Ekonomi

Indikator

Global Market

Bursa ekuitas Wall Street menguat pada hari Senin, dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing melonjak lebih dari 1 persen. Penguatan terjadi di tengah optimisme investor bahwa konflik di Timur Tengah berpotensi menemukan solusi, meski perundingan antara Amerika Serikat dan Iran pada akhir pekan kembali gagal. Pada awal sesi perdagangan, pasar bergerak cenderung datar, namun momentum menguat pada sore hari setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan Iran ingin mencapai kesepakatan, meski dia menegaskan tidak akan menerima perjanjian yang memungkinkan Teheran memiliki senjata nuklir.

Bursa ekuitas Eropa turun pada hari Senin, seiring memudarnya harapan penyelesaian cepat konflik di Timur Tengah setelah gagalnya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi semakin memanas setelah Washington memutuskan untuk memberlakukan blokade di sekitar Selat Hormuz.

Pasar saham Asia melemah pada perdagangan hari Senin (13/4) sore. Ini karena investor mempertimbangkan blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran setelah pembicaraan antara Washington dan Teheran gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah.

Indonesia

Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menghijau pada perdagangan hari Senin (13/4). IHSG naik 41 poin atau +0,56% ke level 7.500. Sebanyak 420,1 juta lot saham tercatat sebagai volume perdagangan. Volume perdagangan tersebut membukukan nilai transaksi Rp19,74 triliun.

Rupiah kembali tertekan secara terbatas terhadap dolar AS setelah Donald Trump memerintahkan blokade angkatan laut penuh di Selat Hormuz pada pukul 10 pagi waktu Washington (21.00 WIB Senin) menyusul kegagalan negosiasi dengan Iran pada akhir pekan lalu.

Kepemilikan asing pada surat berharga pemerintah Indonesia per 10 April 2026 berada di level 12.58% dan mencatat capital inflow sebesar IDR 1.55 triliun. Selama April terjadi net capital inflow sebesar IDR 4.47 triliun dan selama Ytd terjadi net capital outflow sebesar IDR 20.62 triliun. Hari ini (14/04) Kementerian Keuangan akan mengadakan lelang SUN dengan target indikatif sebesar IDR 36 T. Seri yang akan dilelangkan adalah SPN012260516, SPN03260715, SPN12270401, FR0109, FR0108, FR0106, FR0107, FR0102, FR0105

Index Saham

Sumber data : Bloomberg.

Disclaimer : Dokumen ini tidak diperuntukan sebagai suatu penawaran, atau permohonan dari suatu penawaran, permintaan untuk membeli atau menjual efek dan segala hal yang berhubungan dengan efek. Seluruh informasi dan opini yang terdapat dalam dokumen ini dengan cara baik telah dihimpun dari atau berasal dari sumber-sumber yang dapat dipercaya dan diandalkan. Tidak ada pengatasnamaan atau jaminan, baik secara langsung maupun tidak langsung dari BNI termasuk pihak-pihak lain dari Grup BNI dari mana dokumen ini dapat diperoleh, terhadap keakuratan atau kelengkapan dari informasi yang terdapat dalam dokumen ini. Seluruh pendapat dan perkiraan dalam laporan ini merupakan pertimbangan kami pada tanggal tertera dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.

PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.

Divisi Wealth Management.

Manara BNI Lantai 21.

Jl. Perjompongan Raya No.7 Jakarta 10210.

www.bni.co.id/emerald.

  • Kurs Valas
  • Konversi

Konversi Mata Uang

Special Rates
TT Counter
Bank Notes

Download wondr by BNI, Banking App untuk transaksi, mendapatkan insight, dan merencanakan life goals Anda.